You are currently viewing Coffee & Coconuts: Transformasi Sinema Era 1920-an Menjadi Destinasi Kopi Ikonik Amsterdam

Coffee & Coconuts: Transformasi Sinema Era 1920-an Menjadi Destinasi Kopi Ikonik Amsterdam

Coffee & Coconuts: Transformasi Sinema Era 1920-an Menjadi Destinasi Kopi Ikonik Amsterdam

Di jantung distrik De Pijp yang dinamis di Amsterdam, berdiri sebuah bangunan dengan fasad Art Deco yang menawan, menyimpan sejarah lebih dari satu abad. Bangunan ini dulunya adalah Ceintuur Theater, sebuah bioskop yang didirikan pada tahun 1920-an, tempat warga lokal berkumpul untuk hiburan layar lebar selama beberapa generasi. Kini, fasad ikonik tersebut menjadi rumah bagi CT Coffee & Coconuts, sebuah kafe dan roaster kopi yang berhasil mentransformasi ruang bersejarah ini menjadi salah satu tempat hangout paling populer dan Instagrammable di ibu kota Belanda.

Sebuah Konsep Unik Tropis di Tengah Kota

CT Coffee & Coconuts didirikan oleh trio teman, Bas Beijer, Ruud, dan Jasper van het Nederend, yang memiliki latar belakang mengelola beach club di Zandvoort. Pengalaman ini menginspirasi mereka untuk membawa suasana “pulau tropis” yang santai dan bebas ke tengah hiruk pikuk kota Amsterdam. Konsepnya adalah menciptakan ruang di mana orang bisa merasa seolah-olah sedang berlibur, melepaskan penat dari tuntutan dan “keharusan” hidup sehari-hari. Nama “Coffee & Coconuts” sendiri mencerminkan dua elemen kunci dari suasana yang mereka tawarkan: kopi berkualitas yang disangrai sendiri (in-house roasting) dan suasana pantai yang kasual.

Desain Interior yang Memikat dan Multifungsi

Transformasi interior bangunan tua ini adalah daya tarik utama. Para pendiri dengan cerdik mempertahankan beberapa elemen asli sinema, seperti lampu dan jendela kaca patri di atas pintu masuk, sambil menambahkan sentuhan desain modern yang lapang. Hasilnya adalah ruang multi-level (tiga hingga empat lantai) yang dipenuhi cahaya alami, tanaman hidup yang menjuntai dari langit-langit, dan perabotan kayu yang nyaman, dari meja komunal besar hingga sofa santai di lantai paling atas.

Suasana yang diciptakan sangat kasual, trendi, dan nyaman, cocok untuk berbagai aktivitas: bekerja dengan laptop, pertemuan santai dengan teman, atau sekadar bersantai sendirian. Meskipun sering ramai, tata letak yang cerdas membuat kafe ini jarang terasa sesak. Estetika yang cerah dan lapang ini sering disamakan dengan suasana kafe di Bali, menjadikannya latar belakang sempurna untuk berfoto dan konten media sosial.

Menu Sehat dan Kopi Spesial

CT Coffee & Coconuts tidak hanya mengutamakan estetika; mereka juga dikenal karena menu makanan dan minumannya yang berkualitas. Kafe ini beroperasi sepanjang hari, menawarkan pilihan sarapan, makan siang, dan brunch yang beragam, dengan banyak pilihan sehat, vegetarian, dan vegan.

Beberapa menu yang populer termasuk Coconut Pancakes (panekuk bebas gluten dengan topping kelapa dan buah beri), scrambled eggs dengan alpukat, dan hidangan sehat seperti quinoa power bowl. Mereka juga menyajikan berbagai minuman segar, mulai dari jus perasan asli, smoothie, hingga air kelapa utuh yang didatangkan langsung dari Bali, memberikan pengalaman rasa tropis yang autentik.

Untuk kopi, CT Coffee & Coconuts sangat serius. Mereka menyangrai biji kopi mereka sendiri, sering kali bersumber dari koperasi https://nashcafetogo.com/ petani yang adil di seluruh dunia, termasuk dari Brazil dan Kolombia. Pengunjung dapat menikmati berbagai pilihan kopi spesial, dari flat white klasik hingga cold brew dengan santan kelapa yang creamy.

Secara keseluruhan, CT Coffee & Coconuts berhasil menjadi lebih dari sekadar kafe; ia adalah destinasi yang menawarkan perpaduan sempurna antara sejarah arsitektur, desain interior yang memukau, dan pengalaman kuliner yang sehat dan lezat, menjadikannya tempat yang wajib dikunjungi saat berada di Amsterdam.

Leave a Reply